Apa itu Money Changer? Apa Perbedaannya Dengan Remitansi

money changer

Money changer adalah suatu tempat yang menyediakan layanan perdagangan mata uang, meskipun konsepnya berbeda dengan sistem forex. 

Ketika Anda ingin bepergian ke luar negeri atau sebaliknya, Anda perlu menukarkan mata uang mereka setelah tiba di negara tujuan, dan tempat untuk melakukan itu biasanya terdapat di bandara, terminal, atau pusat perbelanjaan.

Nilai tukar antara satu mata uang dengan yang lainnya dapat bervariasi. Sebagai contoh, satu dolar Amerika Serikat bisa setara dengan Rp14.000,-. Perbedaan dalam nilai tukar money changer ini dipengaruhi oleh mekanisme pasar perdagangan internasional. 

Apa Itu Money Changer?

Mungkin istilah “money changer” sudah tidak asing lagi. Money changer adalah tempat di mana mata uang dapat ditukar. Layanan money changer sangat penting bagi mereka yang berencana melakukan perjalanan ke luar negeri, dan tempat-tempat tersebut biasanya dapat ditemukan di bandara, terminal, serta pusat perbelanjaan.

Money changer berfungsi sebagai lokasi penukaran uang bagi masyarakat yang hendak bepergian ke luar negeri. Di money changer, Anda dapat menukarkan mata uang Rupiah ke mata uang negara tujuan atau sebaliknya. Proses ini menjadi langkah wajib sebelum memulai perjalanan internasional.

Baca Juga: Cara Transfer Uang ke Luar Negeri Dengan Mudah

Penting untuk dicatat bahwa nilai Rupiah berbeda dengan mata uang asing lainnya. Oleh karena itu, sebelum berangkat ke luar negeri, disarankan untuk mempersiapkan sejumlah Rupiah yang cukup sesuai dengan kebutuhan, yang nantinya dapat ditukarkan di money changer.

Perbedaan Money Changer Dengan Forex

Secara singkat, money changer adalah layanan yang menjual uang secara fisik, sementara bisnis forex tidak melibatkan penjualan uang secara fisik. Beda halnya dengan money changer, dalam trading forex, tidak perlu menukarkan jumlah fisik dolar seperti yang dilakukan di money changer.

Dalam era teknologi modern ini, trading forex dapat dilakukan secara online. Cukup dengan mendaftar di platform trading forex, seluruh detail transaksi trading akan dicatat secara daring.

Perbedaan lainnya terletak pada fakta bahwa tidak semua mata uang dapat diperdagangkan dalam trading forex, berbeda dengan money changer yang dapat digunakan untuk menukar berbagai jenis mata uang. Perlu diketahui bahwa hanya beberapa jenis mata uang tertentu yang dapat diperdagangkan dalam trading forex, seperti Dolar Amerika (USD), Yen Jepang (JPY), Euro Eropa (EUR), dan mata uang negara maju lainnya yang ekonominya stabil.

Perbedaan Money Changer Dengan Remitansi

Money changer dan remitansi merupakan dua layanan keuangan yang berbeda dengan tujuan dan fungsi yang spesifik. Money changer, dalam esensinya didesain untuk memberikan layanan pertukaran mata uang fisik dari satu negara ke negara lain. 

Prosesnya melibatkan pertukaran uang tunai atau transfer elektronik dalam jumlah tertentu antara mata uang asal dan tujuan. Layanan ini umumnya digunakan oleh wisatawan atau individu yang memerlukan mata uang asing untuk keperluan perjalanan atau pembelian luar negeri.

Sementara itu, remitansi memiliki tujuan utama untuk mentransfer dana dari satu tempat ke tempat lain, terutama untuk mendukung keluarga atau penerima di negara asal. Proses remitansi melibatkan transfer uang dari pengirim ke penerima melalui bank atau lembaga keuangan.

Baca Juga: Kirim Uang ke Luar Negeri Untuk Kebutuhan Kamu

Perbedaan utama antara keduanya terletak pada fokus money changer pada pertukaran mata uang fisik atau transfer elektronik untuk tujuan pribadi atau perjalanan, sementara remitansi lebih terkait dengan transfer dana antar negara untuk kebutuhan hidup, dukungan keluarga, atau pembayaran tagihan. 

Meskipun keduanya melibatkan pergerakan uang antar mata uang, perbedaan konteks penggunaan membuat money changer dan remitansi memiliki perbedaan yang signifikan dalam layanan dan fungsi mereka.

Tipe-Tipe Money Changer

Bagi mereka yang ingin menukarkan Rupiah ke mata uang asing, penting untuk mengetahui bahwa terdapat beberapa jenis money changer. Berikut adalah beberapa tipe money changer yang perlu diperhatikan:

  • Tipe Kecil

Money changer ini khusus melayani nominal yang tidak terlalu besar, berkisar antara Rp1.000.000,- hingga Rp100.000.000,-. Money changer kecil semacam ini dapat ditemui di berbagai lokasi.

  • Tipe Menengah

Selanjutnya, ada money changer tipe menengah. Di sini, Anda dapat menukarkan jumlah mata uang yang cukup besar. Money changer menengah ini sering dicari oleh pengusaha menengah.

  • Tipe Besar

Terakhir, terdapat money changer besar di mana Anda dapat menukarkan mata uang dalam jumlah yang signifikan, contohnya sekitar milyaran rupiah. Money changer jenis ini juga dikenal memiliki kurs yang paling menguntungkan.

Baca Juga: Mobile Banking: Pengertian, Fitur dan Cara Kerja

Hal – Hal yang Perlu Diketahui Tentang Money Changer

Berikut adalah beberapa informasi penting seputar money changer yang perlu Anda ketahui:

  • Pemahaman Kurs Mata Uang

Kurs merupakan nilai mata uang suatu negara yang diukur dalam mata uang negara lain. Terdapat dua jenis kurs, yaitu kurs beli dan kurs jual. 

Kurs jual berkaitan dengan pertukaran mata uang Rupiah ke mata uang asing di money changer, sementara kurs beli terkait dengan pertukaran dari mata uang asing ke Rupiah, dimana money changer akan membeli mata uang asing Anda dan menukarkannya dengan Rupiah.

  • Simulasi Penghitungan Money Changer

Untuk memberikan gambaran, jika Anda ingin menukarkan 50 dolar Amerika dengan Rupiah, Anda dapat menggunakan rumus berikut:

  • Harga beli x jumlah uang dolar Anda: Rp14.279,25 x US$50 = Rp713.962,5
  • Sebaliknya, jika Anda ingin membeli 50 dolar Amerika, Anda dapat menggunakan rumus berikut:
  • Harga jual x jumlah uang dolar yang ingin dibeli: Rp14.422,76 x US$20 = Rp721.138

Contoh Money Changer

Saat memilih money changer, penting untuk tetap waspada mengingat banyaknya penipuan yang mungkin terjadi. Berikut adalah beberapa rekomendasi money changer terpercaya:

  • VIP Money Changer and Remittance

Terletak di daerah Menteng, money changer ini dikenal sebagai salah satu tempat terbaik dan terbesar untuk pertukaran mata uang di Jakarta. Selain menyediakan layanan menukarkan mata uang dalam jumlah besar, VIP Money Changer juga terkenal dengan nilai tukar terbaik.

  • Dua Sisi Money Changer

Money changer ini dapat ditemui di Plaza Indonesia, Grand Indonesia, Plaza Senayan, dan lokasi lainnya. Beroperasi sejak 1994, Dua Sisi Money Changer terkenal untuk pertukaran mata uang, baik untuk pembelian oleh-oleh maupun perjalanan ke luar negeri.

  • Peniti Money Changer

Berdiri sejak tahun 1997, Peniti Money Changer memiliki cabang di Kebon Sirih dan Kelapa Gading. Tempat ini dapat diandalkan untuk menukarkan mata uang dan memiliki reputasi yang baik dalam perdagangan luar negeri.

  • Dolarindo Money Changer and Remittance

Dolarindo Money Changer and Remittance merupakan pilihan lain yang dapat dipertimbangkan. Dengan izin resmi dari Bank Indonesia dan layanan 24 jam, Dolarindo memberikan jaminan keamanan dalam pertukaran mata uang asing.

Cara Menukar Uang di Money Changer

Setelah menyiapkan data pribadi dan mata uang yang akan ditukar, Anda dapat melakukan pertukaran mata uang asing di money changer dengan langkah-langkah berikut:

  1. Cari informasi tentang nilai tukar (kurs) mata uang yang ingin ditukarkan. Lalu, kunjungi money changer terdekat di lokasi Anda dan ambil nomor antrian ke teller dan ikuti petunjuk yang diberikan untuk menunggu giliran.
  2. Setelah giliran Anda tiba, sampaikan kepada teller bahwa Anda ingin menukarkan mata uang. Teller akan menghitung kurs untuk mata uang yang akan Anda tukarkan dan akan memberi tahu jumlah nilai pertukaran uang Anda.
  3. Jika Anda setuju dengan jumlah tersebut, teller akan meminta Anda mengisi formulir pertukaran uang.
  4. Setelah itu Isi formulir dengan jelas dan lengkap.
  5. Berikan kartu identitas Anda kepada teller untuk melakukan verifikasi.
  6. Berikan uang yang akan Anda tukarkan kepada teller. Lalu, teller akan memberikan sejumlah mata uang asing sesuai dengan yang Anda ingin tukarkan.
  7. Hitung kembali jumlah uang yang Anda terima dari teller.
  8. Setelah semua proses selesai, teller akan mengembalikan kartu identitas Anda bersama dengan kuitansi pertukaran uang dan simpan kuitansi tersebut sebagai bukti transaksi.

Kesimpulan

Setelah mengetahui perbedaan antara money changer dan remitansi, sejarang Anda memiliki pemahaman yang lebih mendalam tentang dua layanan keuangan ini. Money changer, sebagai jasa pertukaran mata uang, terfokus pada kebutuhan perjalanan atau pembelian luar negeri, sementara remitansi dirancang khusus untuk mentransfer dana ke tempat lain, seringkali untuk mendukung keluarga di negara asal.

Tak hanya itu, money changer juga hadir dalam berbagai tipe, mulai dari yang melayani nominal kecil hingga yang menangani transaksi dalam skala besar. Dengan pemahaman ini, kita dapat memilih layanan yang sesuai dengan keperluan dan mendukung kelancaran aktivitas finansial kita.

About The Author