Tips Hemat Biaya Hidup di Inggris Selama Sebulan

biaya hidup di inggris

Penting untuk memperhitungkan biaya tempat tinggal atau akomodasi sebagai langkah awal dalam merencanakan anggaran hidup di Inggris. Negara ini memiliki beragam opsi akomodasi dengan harga yang umumnya tinggi bagi mahasiswa internasional.

Dalam memilih tempat tinggal selama menempuh studi di Inggris, penting untuk mempertimbangkan gaya hidup pribadi, anggaran yang tersedia, dan preferensi individu. Memilih tempat tinggal yang sesuai dapat berdampak positif pada pengalaman belajar di Inggris.

Biaya Hidup di Inggris

Meskipun sistem akomodasi di Eropa seperti Inggris berbeda dengan konsep kos-kosan yang umum di Indonesia, namun terdapat beberapa jenis tempat tinggal yang tersedia bagi mahasiswa dengan berbagai kisaran biaya. Berikut beberapa pilihan tempat tinggal untuk mahasiswa di Inggris dengan berbagai kisaran biaya :

Asrama

Asrama kampus merupakan pilihan populer bagi mahasiswa internasional karena memberikan akses mudah ke fasilitas akademik dan sosial di kampus. Tinggal di asrama juga dapat menyediakan keamanan tambahan dengan adanya staf pengawas. Biaya untuk asrama kampus bervariasi, misalnya di University of Manchester mulai dari £392-£608 per bulan atau Rp7.595.500-11.780.800, sedangkan di King’s College London berkisar £480-£840 atau Rp9.300.600-Rp16.276.000.

Apartemen

Apartemen merupakan opsi untuk mahasiswa yang ingin tinggal sendiri dengan lebih banyak fleksibilitas dalam mengatur jadwal dan lingkungan yang mendukung pembelajaran. Harga sewa apartemen di Inggris bervariasi tergantung pada lokasi, ukuran, dan fasilitas yang ditawarkan, misalnya di London dengan kisaran £1.375-£2.000

Homestay

Homestay adalah opsi di mana mahasiswa tinggal bersama keluarga lokal, memberikan kesempatan untuk mempelajari budaya, bahasa, dan kehidupan sehari-hari langsung dari warga Inggris. Biaya homestay di Inggris berkisar antara £600-£1.200 per bulan atau Rp11.625.800-23.251.500.

Baca Juga: Fakta Menarik Tentang Negara Inggris yang Perlu Kamu Tahu

Biaya Makan

Selain biaya tempat tinggal, biaya makan merupakan salah satu komponen penting dalam perhitungan biaya hidup di Inggris. Pengeluaran untuk makanan saat menetap di UK dapat sangat bervariasi tergantung pada kebiasaan makan dan pola hidup seseorang. Secara umum, makan satu kali di restoran di Inggris memerlukan biaya sekitar £6-£10 atau sekitar Rp116.250-193.800 dalam rupiah.

Untuk makan tiga kali sehari, perkiraan biaya bulanan berkisar antara £540-£900 atau sekitar Rp10.463.200-17.438.600 jika diubah ke dalam mata uang rupiah.

Namun, jika seseorang memilih untuk memasak sendiri, biaya makan dapat jauh lebih terjangkau. Pendekatan memasak sendiri diperkirakan hanya membutuhkan biaya sekitar £180-£230 (atau sekitar Rp3.487.700-4.456.500) per bulan. Berikut ini daftar estimasi harga bahan makanan di UK untuk menjadi gambaran:

No. Bahan Makanan Harga Mata Uang Inggris (GBP) Harga Mata Uang Indonesia (IDR)
1. Susu £1-£2 (sekitar Rp19.400-Rp38.800) per liter
2. Telur £2,5-£3,5 (sekitar Rp48.400-Rp67.800) per lusin
3. Tomat £2-£4 (sekitar Rp38.800-Rp77.500) per kilogram
4. Apel £2-£3 (sekitar Rp38.800-Rp58.100) per kilogram
5. Kentang £1-£2 (sekitar Rp19.400-Rp38.800) per kilogram
6. Beras £1,5-£2,5 (sekitar Rp29.000-Rp48.400) per kilogram
7. Bawang £1,5-£3 (sekitar Rp29.000-Rp58.100) per kilogram
8. Cabe £20-£25 (sekitar Rp388.000-Rp484.400) per kilogram
9. Selada £5-£7 (sekitar Rp96.900-Rp135.600) per kilogram
10. Pisang £1-£2 (sekitar Rp19.400-Rp38.800) per buah
11. Jeruk £2-£3 (sekitar Rp38.800-Rp58.100) per kilogram
12. Bayam £3-£6 (sekitar Rp58.100-Rp116.300) per kilogram
13. Brokoli £1,5-£3 (sekitar Rp29.000-Rp58.100) per kilogram
14. Dada Ayam £4-£8 (sekitar Rp77.500-Rp155.000) per kilogram
15. Daging Sapi £8-£12 (sekitar Rp155.000-Rp232.500) per kilogram
16. Roti Tawar £2-£4 (sekitar Rp38.800-Rp77.500) per kilogram
17. Minyak Sayur £6-£12 (sekitar Rp116.300-Rp232.500) per liter
18. Garam £0,7-£1,5 (sekitar Rp13.500-Rp29.000) per kilogram
19. Gula £0,8-£2,14 (sekitar Rp15.500-Rp41.500) per kilogram
20. Keju £6-£8 (sekitar Rp116.300-Rp155.000) per kilogram

Biaya Transportasi

Jika jarak antara tempat tinggalmu dan kampus di Inggris cukup jauh, biaya transportasi menjadi komponen yang perlu dimasukkan ke dalam anggaran biaya hidup. Terdapat beberapa jenis moda transportasi yang tersedia di negara asal Big Ben, seperti kereta bawah tanah, DLR, MRT, bis, trem, dan taksi. Tarif transportasi ini diatur oleh badan kementerian, Transport for London (TFL):

Transportasi Perkiraan Tarif
Kereta Bawah Tanah £2,40 (sekitar Rp46.500) per satu zona
DLR (Docklands Light Railway) £2,40 (sekitar Rp46.500) per satu zona
Bus £1,75 (sekitar Rp33.900) per perjalanan, dengan tarif khusus untuk mahasiswa
Tram £1,75 (sekitar Rp33.900) per perjalanan, dengan tarif khusus untuk mahasiswa
Taksi
  • Tarif awal saat naik sekitar £3.80 (sekitar Rp73.600)
  • Per mil pertama berkisar £7.00 – £10.80 (sekitar Rp135.700-Rp209.300)
  • Untuk jarak 2 mil sekitar £10.60 – £17.00 (sekitar Rp205.400-Rp329.400)
  • Jarak 4 mil sekitar £18.00 – £27.00 (sekitar Rp348.800-Rp523.000)
  • Jarak 6 mil sekitar £28.00 – £36.00 (sekitar Rp542.500-Rp697.500)

Sebagai contoh, jika menggunakan bis setiap hari, perkiraan biaya yang akan dikeluarkan sekitar £91 (sekitar Rp1.763.000) per bulan. Jika merasa biaya transportasi terlalu tinggi, alternatif lainnya adalah menggunakan sepeda, dengan harga sepeda di UK sekitar £300-£500 (sekitar Rp5.812.900-Rp9.688.000) per unitnya.

Biaya Asuransi

Kondisi tak terduga terkait kesehatan dapat terjadi tanpa peringatan, dan biaya pengobatannya bisa sangat tinggi. Oleh karena itu, pemerintah Inggris menetapkan asuransi kesehatan sebagai persyaratan penting bagi mahasiswa yang ingin belajar di sana, dengan perkiraan biaya premi sekitar £434-£692 atau sekitar Rp8.409.300-Rp13.408.400 per tahun. 

Asuransi ini sangat penting karena dapat menjaga kesehatan dan kesejahteraan mahasiswa saat menjalani studi mereka di Inggris, sementara layanan kesehatan untuk ekspatriat di Inggris dapat bervariasi tergantung pada status imigrasi dan akses ke layanan kesehatan NHS. 

Beberapa ekspatriat mungkin memilih untuk membayar layanan kesehatan yang mereka butuhkan secara mandiri, namun biaya ini dapat meningkat dengan cepat dalam keadaan darurat.

Untuk mereka yang tinggal di Inggris selama enam bulan atau lebih dan tidak memenuhi syarat untuk mendapatkan layanan kesehatan NHS, mempertimbangkan asuransi kesehatan internasional merupakan pilihan yang bijak, yang dapat memberikan perlindungan dan akses yang lebih baik terhadap layanan kesehatan. 

Sekitar 13% penduduk Inggris memiliki jaminan kesehatan swasta, yang dapat memberikan keuntungan seperti penurunan waktu tunggu untuk perawatan medis dan fasilitas swasta yang lebih nyaman, termasuk rumah sakit swasta, bagi mereka yang bukan bagian dari NHS.

Biaya Hidup Pekerja

Biaya hidup pekerja di Inggris sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti lokasi tempat tinggal, gaya hidup, dan pengeluaran pribadi. Meskipun demikian, secara umum, biaya hidup di Inggris cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan di Indonesia. 

Menurut data dari Numbeo, biaya hidup rata-rata untuk pekerja single di Inggris adalah sekitar £1.500 per bulan. Biaya ini meliputi berbagai hal, seperti sewa atau cicilan rumah, makanan, transportasi, tagihan utilitas, dan hiburan.

Pasar kerja di Inggris menawarkan berbagai kesempatan karier di berbagai sektor, seperti keuangan, teknologi, pendidikan, dan kesehatan. Gaji rata-rata pekerja di Inggris bervariasi tergantung pada sektor dan tingkat pengalaman yaitu sekitar £20.000-£30.000 (atau sekitar  Rp404 jt-Rp606 jt). Gaji ini dapat lebih tinggi di daerah-daerah perkotaan seperti London, di mana biaya hidup lebih tinggi dan persaingan untuk posisi-posisi tinggi biasanya lebih sengit. 

Bagi orang internasional yang mencari pekerjaan di Inggris, penting untuk memahami persyaratan visa kerja yang berlaku dan mencari informasi tentang proses pencarian kerja yang efektif. Tips untuk mencari pekerjaan di Inggris termasuk memperbarui dan menyempurnakan CV Anda sesuai dengan standar Inggris, menjelajahi situs web dan portal kerja yang terkemuka, mengikuti acara rekrutmen dan pameran karier, serta memanfaatkan jaringan profesional dan alumni. 

Selain itu, mempersiapkan diri untuk wawancara kerja dengan mencari informasi tentang perusahaan yang Anda minati dan mempraktikkan pertanyaan wawancara umum juga merupakan langkah penting.

Biaya Hidup Mahasiswa

Biaya hidup mahasiswa di Inggris sangat bervariasi tergantung pada lokasi tempat tinggal, gaya hidup, dan kebutuhan individu. Meskipun demikian, secara umum, biaya hidup mahasiswa di Inggris cenderung lebih tinggi daripada di Indonesia. Menurut data dari Numbeo, biaya hidup rata-rata untuk mahasiswa single di Inggris adalah sekitar £1.200 per bulan.

Baca Juga: Kuliah di Inggris: Tips, Syarat, Jurusan dan Biayanya

Selain itu, mahasiswa juga harus mempertimbangkan biaya pendidikan, seperti biaya kuliah, buku teks, dan peralatan pembelajaran. Biaya universitas di Inggris bisa sangat tinggi, terutama untuk mahasiswa internasional. Berikut merupakan kisaran biaya rata-rata kuliah di Inggris:

Universitas Biaya rata-rata per tahun Biaya kuliah per tahun klinis*
University of Cambridge GBP 23,340 – GBP 35,517 GBP 60,942
University College London GBP 24,000 – GBP 35,100 GBP 43,733
University of Edinburgh GBP 21,200 – GBP 32,100 GBP 49,900
University of Manchester GBP 20,000 – GBP 24,500 GBP 47,000
University of Birmingham GBP 19,980 – GBP 27,180 GBP 44,100

Sumber: https://www.hotcourses.co.id/study-in-the-uk/student-finance/biaya-kuliah-di-inggris/ 

Jika biaya kuliah di Inggris terasa terlalu tinggi bagi Anda, jangan putus asa. Ada banyak kesempatan beasiswa yang tersedia untuk membantu Anda mewujudkan impian belajar di Inggris. Berbagai jenis beasiswa, mulai dari yang mencakup seluruh biaya hingga yang memberikan potongan biaya kuliah, dapat Anda pertimbangkan. Ini termasuk beasiswa untuk tingkat sarjana (S1) maupun magister (S2), sehingga Anda memiliki banyak pilihan untuk mendapatkan peluang pendanaan pendidikan di Inggris.

Nama Beasiswa Penyelenggara Jenis Beasiswa Jenjang
Beasiswa Pascasarjana LPDP LPDP Full Funded S2 dan S3
Beasiswa Indonesia Maju Kemdikbud Ristek Full Funded S1, S2 dan S3
Jardine Scholarship Jardine Matheson Group Full Funded untuk kuliah di Oxford University atau Cambridge University S1 dan S2
GREAT Scholarship British Council Tunjangan minimal £10.000 untuk menunjang biaya kuliah selama satu tahun di Inggris S2
Chevening Scholarship Pemerintah Inggris Full Funded S2

Sumber: https://www.hotcourses.co.id/study-in-the-uk/student-finance/biaya-kuliah-di-inggris/ 

Selain pendidikan tinggi, jalur pendidikan alternatif seperti pelatihan kejuruan juga merupakan pilihan yang layak untuk mempertimbangkan, terutama setelah Brexit. Pelatihan kejuruan menawarkan program-program yang berfokus pada keterampilan praktis dan pelatihan di lapangan kerja tertentu. 

Meskipun biaya pendidikan mungkin lebih rendah daripada universitas, jalur ini tetap dapat memberikan kesempatan yang baik untuk meningkatkan karier dan memperoleh keterampilan yang dibutuhkan di pasar kerja.

Biaya Hidup Keluarga

Biaya hidup keluarga di Inggris juga bervariasi tergantung pada kota tempat tinggal, gaya hidup, dan pengeluaran pribadi. Secara umum, biaya hidup keluarga di Inggris lebih tinggi daripada biaya hidup untuk pekerja single atau mahasiswa.

Berdasarkan data dari Numbeo, biaya hidup rata-rata di Inggris untuk keluarga dengan dua anak adalah sekitar £3.500 per bulan. Biaya ini mencakup biaya sewa, makanan, transportasi, tagihan utilitas, pendidikan, dan hiburan.

Total Biaya Hidup Satu Bulan di Inggris

Setelah memperhitungkan semua estimasi biaya yang dibutuhkan, perkiraan dana yang perlu dialokasikan untuk menjalani hidup selama satu bulan di Inggris adalah sebagai berikut: Dengan mengadopsi biaya minimum, seperti tinggal di homestay, memasak makan sendiri, dan menggunakan bis sebagai sarana transportasi utama, estimasi biaya hidup rata-rata per bulan di Inggris adalah sekitar £1.081,25 (atau sekitar Rp21.017.000). 

Dapat disimpulkan bahwa biaya hidup rata-rata per bulan di Inggris adalah sekitar Rp21.017.000. Namun, biaya tersebut dapat lebih rendah jika memilih akomodasi yang lebih dekat dengan kampus atau memilih tinggal di asrama, yang dapat mengurangi biaya transportasi umum dengan menggunakan sepeda.

Baca Juga: Kerja di Inggris: Cara, Syarat, Budaya Kerja dan Gaji

Tips Hidup Hemat di Inggris

Karena biaya hidup di Inggris cukup tinggi, penting untuk merencanakan anggaran secara tepat dan mengetahui dengan pasti berapa banyak yang Anda keluarkan untuk semua kebutuhan Anda. Namun, ini tidak berarti Anda harus menahan diri dari semua kesenangan.

Mengatur anggaran hanya berarti menggunakan uang Anda dengan bijaksana, dengan harapan dapat menghemat sebagian. Berikut adalah beberapa tips untuk membantu Anda memahami cara mengurangi biaya hidup di Inggris.

1. Tetapkan Anggaran Dana yang dikeluarkan

Tentukanlah anggaran bulanan Anda dengan cermat, termasuk pengeluaran untuk kebutuhan sehari-hari dan hiburan. Pastikan rencana anggaran Anda mencakup pengeluaran untuk biaya hiburan dan aktivitas menyenangkan. 

Selain itu, melacak pengeluaran Anda akan membantu Anda merencanakan keuangan untuk bulan mendatang dengan lebih efektif.

2. Memasak Sendiri

Memasak makanan sendiri merupakan salah satu cara terbaik untuk menghemat uang. Dengan membeli bahan makanan dalam jumlah besar dan menggunakan resep sederhana, Anda dapat mengurangi pengeluaran makanan secara signifikan. 

Selain itu, memasak sendiri juga memungkinkan Anda untuk mengontrol kualitas dan nutrisi makanan yang dikonsumsi.

3. Berbelanja dengan Pintar

Ketika berbelanja, pastikan untuk memanfaatkan promo, diskon, atau penawaran khusus yang tersedia. Ini bisa termasuk membeli barang-barang dalam jumlah besar untuk mendapatkan harga grosir atau mencari tawaran beli satu gratis. 

Selain itu, bandingkan harga dari berbagai toko atau supermarket sebelum memutuskan untuk membeli barang tertentu.

4. Transportasi Publik

Manfaatkan kartu transportasi atau tiket langganan untuk transportasi publik, seperti kereta bawah tanah, bus, atau trem. Biasanya, menggunakan tiket langganan akan lebih murah jika dibandingkan membayar tiket harian. 

Selain itu, pertimbangkan untuk berjalan kaki atau menggunakan sepeda jika memungkinkan untuk perjalanan pendek, karena ini tidak hanya menghemat uang tetapi juga menyehatkan.

5. Menggunakan Aplikasi Diskon

Ada banyak aplikasi diskon dan voucher yang dapat membantu Anda menghemat uang saat makan di restoran atau berbelanja. Misalnya, beberapa aplikasi menawarkan diskon eksklusif bagi pengguna atau menawarkan voucher belanja dengan potongan harga yang signifikan. 

Selalu periksa apakah ada penawaran yang tersedia sebelum melakukan pembelian agar Anda dapat mengoptimalkan pengeluaran Anda.

Kota Dengan Biaya Hidup Termurah di Inggris

Di bawah ini merupakan kota-kota yang memiliki biaya hidup yang relatif lebih rendah di Inggris:

1. Newcastle

Biaya hidup di Newcastle cenderung lebih terjangkau karena harga properti yang relatif rendah dibandingkan dengan kota besar lainnya di Inggris. Selain itu, biaya transportasi dan kebutuhan sehari-hari seperti makanan dan hiburan juga bisa lebih ekonomis.

2. Belfast

Belfast sering kali dianggap memiliki biaya hidup yang lebih rendah karena harga properti dan sewa yang lebih murah dibandingkan dengan kota-kota besar lainnya di Inggris. Ini juga berlaku untuk biaya makanan dan hiburan.

3. Sheffield

Sheffield dikenal sebagai salah satu kota dengan biaya hidup yang lebih terjangkau karena harga sewa dan properti yang relatif rendah. Selain itu, biaya transportasi dan kebutuhan sehari-hari seperti belanja dan hiburan juga cenderung lebih murah.

4. Cardiff

Cardiff adalah kota yang relatif terjangkau di Wales. Harga properti dan sewa di sini dapat lebih rendah daripada di kota-kota besar lainnya di Inggris. Biaya makanan, transportasi, dan gaya hidup juga cenderung lebih ekonomis.

5. Liverpool

Salah satu faktor yang membuat Liverpool memiliki biaya hidup yang lebih terjangkau adalah harga properti dan sewa yang cenderung lebih rendah. Hal ini juga berlaku untuk biaya transportasi, makanan, dan hiburan.

Saat membandingkan biaya hidup di kota-kota besar di Inggris seperti London, Manchester, dan Birmingham dengan kota-kota yang memiliki biaya hidup relatif lebih rendah seperti kota-kota yang sudah disebutkan sebelumnya tentunya terdapat perbedaan yang cukup signifikan.

Untuk kota-kota besar seperti London, Manchester, dan Birmingham, biaya tempat tinggal diperkirakan tinggi karena harga sewa atau properti di sana cenderung jauh lebih tinggi. Misalnya, biaya sewa apartemen satu kamar tidur di pusat kota London bisa mencapai £1.500-£2.500 per bulan (atau sekitar Rp30,3 jt-Rp50,5 jt), sementara di Newcastle bisa sekitar £600-£900 per bulan (atau sekitar Rp12 jt-Rp18,2 jt). 

Selain itu, biaya transportasi juga cenderung mahal, dengan biaya tiket transportasi publik harian di London bisa mencapai £6-£12 (atau sekitar Rp121 ribu-Rp242 ribu), sedangkan di Newcastle bisa sekitar £3-£5 per hari (atau sekitar Rp60 ribu-101 ribu). Biaya makanan dan hiburan di kota-kota tersebut juga jauh lebih mahal, dengan restoran, kafe, dan tempat hiburan seringkali memiliki harga yang lebih tinggi. 

Sebagai contoh, makan malam di restoran di London bisa berkisar antara £10-£50 per orang (atau sekitar Rp202 ribu-Rp1 jt), sedangkan di Newcastle bisa sekitar £8-£30 per orang (atau sekitar Rp161 ribu-Rp607 ribu). Biaya hidup di kota-kota besar ini juga dapat mencakup biaya parkir, keanggotaan klub, atau hiburan dengan biaya yang lebih tinggi.

Bagaimana? Setelah mengetahui informasi di atas, apakah Anda sudah siap untuk memulai perjalanan hidup di Inggris? Untuk membantu Anda dalam melakukan pengiriman uang ke Inggris, Anda dapat menggunakan layanan Easylink sekarang! kirim uang ke Inggris dengan aman, mudah, dan cepat untuk keperluan kuliah serta biaya hidup Anda. Nikmati layanan transfer yang aman dan terpercaya dari kami untuk mewujudkan impian Anda!

Daftar Newsletter

Daftar sekarang untuk mendapatkan artikel terbaru dari Easylink!