Bank Koresponden: Pengertian, Ciri-ciri dan Cara Kerjanya

bank koresponden

Dalam ranah perbankan global, Bank Koresponden dan Bank Perantara adalah dua entitas yang memegang peran penting dalam mendukung transaksi lintas batas.

Memahami perbedaan dan fungsi masing-masing adalah kunci untuk dapat memahami bagaimana sistem perbankan internasional beroperasi.

Pengertian Bank Koresponden

Bank koresponden adalah aliansi beberapa lembaga keuangan yang bekerja sama untuk menjadi perantara dalam berbagai aktivitas keuangan seperti transfer dana, transaksi bisnis, dan pengumpulan dokumen mitra.

Biasanya, bank koresponden menjalin kerjasama dengan lembaga keuangan di luar negeri, memfasilitasi partisipasi lokal dalam pasar global tanpa perlu membuka cabang di luar negeri.

Tujuan utama bank koresponden adalah mempromosikan layanan kepada mitra, mendukung kegiatan ekonomi seperti ekspor, impor, dan transaksi valuta asing.

Ini menjadikan bank koresponden sebagai alat penting dalam menjaga hubungan baik antar lembaga keuangan dan melayani nasabah dari luar negeri.

Kehadiran bank koresponden tidak hanya membangun reputasi dan integritas lembaga keuangan domestik, tetapi juga mengikuti ekspansi bisnis yang didorong oleh pengaruh global yang luas, kebutuhan akan kemitraan tambahan, serta meningkatnya aktivitas ekonomi seperti perdagangan internasional dan transaksi valuta asing.

Manfaat Bank Koresponden

  1. Fasilitasi Transaksi Internasional: Bank koresponden memfasilitasi transaksi lintas batas dengan menyediakan saluran untuk mentransfer dana antara bank-bank di negara yang berbeda.
  2. Akses ke Pasar Global: Bank koresponden memungkinkan bank lain untuk mengakses pasar global dan menyediakan layanan perbankan yang lebih luas kepada klien mereka.
  3. Liquidity Management: Bank koresponden dapat membantu bank lain dalam manajemen likuiditas dengan menyediakan akses ke sumber daya keuangan yang lebih besar di pasar valuta asing.
  4. Pemrosesan Pembayaran: Bank koresponden membantu dalam pemrosesan pembayaran antar bank, termasuk kliring dan penyelesaian transaksi.
  5. Risiko Diversifikasi: Kerjasama dengan bank koresponden dapat membantu bank mengurangi risiko dalam operasi internasional dengan mendiversifikasi layanan dan sumber daya.
  6. Pendukung Transaksi Mata Uang Asing: Bank koresponden memungkinkan bank lain untuk mendukung transaksi mata uang asing dan memfasilitasi konversi mata uang.

Baca Juga: Daftar Kode Bank Terlengkap Untuk Keperluan Transfer Dana

Ciri-Ciri Bank Koresponden

Berikut adalah ciri-ciri atau istilah terkait dengan bank koresponden:

  1. Export Bills for Collection : Metode perdagangan di mana eksportir bekerja sama dengan bank untuk mengawasi pergerakan dokumen yang terkait.
  2. Credit Line : Batas nilai maksimal transaksi yang diberlakukan oleh lembaga keuangan kepada mitranya.
  3. Cash Letter : Dokumen yang digunakan sebagai alat pembayaran tunai seperti travelers cheque dan money order.
  4. Inkaso Keluar Valas : Tagihan dalam mata uang asing kepada pihak ketiga di luar negeri, sesuai dengan permintaan nasabah.
  5. Transfer Keluar Valas : Layanan untuk mengirimkan uang antar rekening dalam mata uang asing atas permintaan nasabah.
  6. Transaksi Keuangan Domestik dan Asing : Layanan yang memungkinkan nasabah melakukan transaksi lokal atau internasional di bank.

Contoh Transaksi Bank Koresponden

Anna ingin membeli mesin dari Jepang, tetapi pemasoknya hanya menerima pembayaran dalam mata uang yen. Bank Anna di AS tidak memiliki hubungan langsung dengan bank pemasok di Jepang, sehingga transaksi perlu diproses melalui jaringan SWIFT.

Bankir Anna akan menggunakan jaringan SWIFT untuk menemukan bank koresponden yang memiliki hubungan dengan kedua bank tersebut.

Bank Anna kemudian akan mengirimkan dana ke rekening bank koresponden, yang kemudian akan mentransfernya ke rekening bank pemasok.

Perbankan koresponden memungkinkan Anda untuk berbisnis dengan pemasok di Jepang tanpa memiliki rekening bank di negara tersebut. Dia bahkan tidak perlu berpindah bank di AS.

Secara sederhana, Anna dapat membayar pemasoknya di Jepang melalui banknya di AS dengan bantuan bank koresponden.

Jenis Hubungan Bank Koresponden

1. Depository Correspondent

Hubungan di mana bank koresponden menerima deposito atau dana simpanan dari bank mitra atau nasabah lain di luar negeri. Bank koresponden ini bertindak sebagai bank penerima dana yang dijamin oleh bank mitra atau nasabahnya.

2. Non-Depository Correspondent

Jenis hubungan di mana bank koresponden tidak menerima deposito atau dana simpanan dari bank mitra atau nasabah luar negeri. Fokusnya lebih pada penyediaan layanan transaksi, seperti transfer dana, kliring, pemrosesan pembayaran, dan fasilitas kredit, tanpa melibatkan penerimaan dana dalam bentuk deposito.

Cara Kerja Bank Koresponden

Bank koresponden adalah lembaga keuangan perantara antara bank domestik dan internasional. Mereka berperan sebagai agen bank asing untuk melakukan transaksi dengan bank dalam negeri atas nama bank tersebut. 

Bank koresponden menawarkan berbagai layanan keuangan, termasuk layanan perbendaharaan, transfer kawat internasional, investasi global, dan pembiayaan perdagangan, serta mengenakan biaya atas layanan yang diberikan kepada bank asing.

Karena memiliki hubungan langsung dengan bank dalam dan luar negeri, bank koresponden dapat menghubungkan dan memberikan layanan kepada kedua belah pihak. Bank domestik sering kali menggunakan bank koresponden untuk menangani transaksi yang melibatkan luar negeri.

Perbedaan Bank Koresponden dan Bank Perantara

Bank koresponden dan bank perantara berbeda dalam peran dan fungsi mereka dalam sistem perbankan. 

Bank koresponden berperan sebagai perantara antara bank domestik dan internasional, sementara bank perantara bertindak sebagai penghubung dalam transaksi atau kegiatan keuangan antara pihak-pihak yang terlibat. 

Bank koresponden memiliki keterkaitan langsung dengan bank asing, menyediakan layanan lintas batas dan membebankan biaya atas layanan mereka.

Sementara itu, bank perantara tidak memiliki keterkaitan langsung dengan bank asing dan bertindak sebagai perantara dalam transaksi tanpa memiliki hubungan langsung dengan bank-bank asing, serta mungkin mengenakan biaya atau komisi atas layanan yang mereka berikan.

Apakah Terdapat Biaya Tambahan?

Bank koresponden menarik biaya atas layanan yang mereka berikan, yang dapat bervariasi tergantung pada berbagai faktor. 

Untuk layanan seperti transfer kawat internasional, biaya yang dikenakan biasanya berkisar antara $25 hingga $75 per transaksi. Informasi terkait biaya ini disampaikan kepada pelanggan oleh bank. 

Ada bank yang hanya membebankan biaya yang sebenarnya dibayarkan ke bank koresponden kepada pelanggan, sementara bank lain mungkin menambahkan markup pada biaya tersebut.

Kesimpulannya, pemahaman yang mendalam mengenai Bank Koresponden dan Bank Perantara membantu mengurai kerumitan transaksi keuangan lintas batas.

Dengan pemahaman yang jelas tentang peran, fungsi, dan perbedaan di antara keduanya, para pelaku bisnis dan perbankan dapat memperoleh manfaat yang lebih besar dari layanan yang mereka tawarkan dalam ekosistem perbankan global.

Daftar Newsletter

Daftar sekarang untuk mendapatkan artikel terbaru dari Easylink!